Air merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia.
Karena itu jika kebutuhan akan air tersebut belum tercukupi maka dapat
memberikan dampak yang besar terhadap kerawanan kesehatan maupun sosial.
Air yang layak diminum, mempunyai standar persyaratan tertentu yakni
persyaratan fisis, kimiawi dan bakteriologis, dan syarat tersebut
merupakan satu kesatuan. Jadi jika ada satu saja parameter yang tidak
memenuhi syarat maka air tesebut tidak layak untuk diminum. Pemakaian
air minum yang tidak memenuhi standar kualitas tersebut dapat
menimbulkan gangguan kesehatan, baik secara langsung dan cepat maupun
tidak langsung dan secara perlahan.
Untuk menanggulangi masalah tersebut, salah satu alternatif yakni
dengan cara mengolah air tanah atau air sumur sehingga didapatkan air
dengan kualitas yang memenuhi syarat kesehatan.
Rabu, 29 Februari 2012
Teknologi Pengolahan Air Sumur Untuk Air Minum
Diposting oleh ardisyah di 09.26 0 komentar
Manfaat Air Bersih
Air Bekerja Dengan Ajaib
Bila Anda minum banyak air bersih dan jernih, maka hal tersebut akan memacu peningkatan kesehatan Anda, di mana para peneliti menemukan bahwa, makin hari makin banyak keuntungan dengan minum air dalam jumlah yang cukup bagi kesehatan, termasuk:
Pencernaan dan metabolisme yang lebih baik
Minum air dalam jumlah yang cukup menjadikan baik pencernaan maupun metabolisme dapat bekerja pada kapasitas maksimalnya. Faktanya, penelitian terbaru dari University of Utah menyatakan bahwa kekurangan
Bila Anda minum banyak air bersih dan jernih, maka hal tersebut akan memacu peningkatan kesehatan Anda, di mana para peneliti menemukan bahwa, makin hari makin banyak keuntungan dengan minum air dalam jumlah yang cukup bagi kesehatan, termasuk:
Pencernaan dan metabolisme yang lebih baik
Minum air dalam jumlah yang cukup menjadikan baik pencernaan maupun metabolisme dapat bekerja pada kapasitas maksimalnya. Faktanya, penelitian terbaru dari University of Utah menyatakan bahwa kekurangan
Diposting oleh ardisyah di 09.22 0 komentar
Selasa, 28 Februari 2012
pemanfaatan limbah cair kelapa sawit
Energi
berkaitan langsung dengan pertumbuhan Poduk Domestic Bruto (PDB) suatu
negara indikatornya kita kenal dengan koefisien elastisitas penggunaan
energi. Untuk negara indonesia koefisien elastisitas penggunaan energi
adalah 1,84 %. Ini artinya untuk meningkatkan PDB 1% maka energi yang
diperlukan harus naik 1,84%. Dengan angka penggunaan energi sebesar ini
maka Indonesia dikatakan sebagai negara yang paling boros
dalam penggunaan energi jika dibandingkan dengan negara lain apalagi
dengan negara maju. Sumber energi utama di Indonesia berasal dari minyak
bumi. Sektor yang berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi di
Indonesia adalah sektor pertanian, industri, dan transportasi yang
setiap tahunnya mendapat subsidi dari pemerintah. Pada sektor tersebut
biasanya menggunakan sumber energi berasal dari
»» BACA SELENGKAPNYA......
Diposting oleh ardisyah di 18.09 0 komentar
teknologi pengolahan limbah medis rumah sakit
Ironis memang ………. Itulah mungkin kata yang pas untuk lembaga yang
bernama rumah sakit (RS). Ternyata salah satu tempat penyembuhan orang
sakit ini justru menjadi sumber penyakit. Hal ini berkaitan dengan
limbah yang dihasilkannya tidak ditangani dengan benar. Begituah jika
limbah cair rumah sakit tidak diolah terlebih dahulu tapi langsung
dibuang ke sungai. Memang harus diakui, rumah sakit merupakan salah satu
sumber penghasil limbah berbahaya, baik limbah padat maupun limbah
cair. Pada artikel ini penulis hanya akan memfokuskan pada penanganan
limbah cair.
Limbah cair yang dihasilkan dari sebuah rumah sakit umumnya banyak mengandung bakteri, virus, senyawa
»» BACA SELENGKAPNYA......
Limbah cair yang dihasilkan dari sebuah rumah sakit umumnya banyak mengandung bakteri, virus, senyawa
Diposting oleh ardisyah di 18.07 0 komentar
Senin, 27 Februari 2012
Manajemen Limbah Rumah Potong Hewan
BAB I DAMPAK LIMBAH RPH TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN
Menurut Dart (1985)
Sumber utama penyebab pencemaran dari limbah RPH adalah :
Limbah cair, terdiri dari : faeses dan urine, darah, lemak, air bekas pencuci karkas.
Limbah padat, terdiri dari : tulang, rambut, kuku dan bagian padat yang disaring dari limbah cair.
Limbah padat kurang menyebabkan pencemaran karena umumnya dapat digunakan & dimanfaatkan kembali
Menurut Jorgensen (1979)
»» BACA SELENGKAPNYA......
Menurut Dart (1985)
Sumber utama penyebab pencemaran dari limbah RPH adalah :
Limbah cair, terdiri dari : faeses dan urine, darah, lemak, air bekas pencuci karkas.
Limbah padat, terdiri dari : tulang, rambut, kuku dan bagian padat yang disaring dari limbah cair.
Limbah padat kurang menyebabkan pencemaran karena umumnya dapat digunakan & dimanfaatkan kembali
Menurut Jorgensen (1979)
Diposting oleh ardisyah di 18.12 1 komentar
Instalasi Pengolahan Air Bersih
Kriteria air bersih biasanya meliputi 3 aspek, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Dalam usaha menyediakan air bersih, biasanya BUMN di Indonesia yang berkaitan dengan hal ini adalah PDAM – Perusahaan Dagang Air Minum. Kadang ada yang menyindirnya sebagai Perusahaan Dagang Air Mandi, karena terkadang air yang didistribusikan tidak memenuhi kriteria air minum, hehehe..
Anyway, secara teknis, tulisan ini sebenarnya akan membahas mengenai jenis-jenis pengolahan air bersih.
Diposting oleh ardisyah di 18.07 0 komentar
pengolahan air bersih
Pengolahan
air bersih didasarkan pada sifat-sifat koloid, yaitu koagulasi dan
adsorpsi. Air sungai atau air sumur yang keruh mengandung lumpur
koloidal dan barangkali juga zat-zat warna, zat pencemar seperti limbah
detergen dan pestisida. Bahan-bahan yang diperlukan untuk pengolahan air
adalah tawas (alumunium sulfat), pasir, klorin atau kaporit, kapur
tohor, dan karbon aktif. Tawas berguna untuk menggumpalkan lumpur
koloidal sehingga mudah disaring. Tawas juga membentuk koloidal AL(OH)3
yang dapat mengadsorpsi zat-zat warna atau zat-zat pencemar seperti
detergen dan pestisida. Apabila tingkat kekeruhan air yang diolah
terlalu tinggi maka digunakan karbon aktif di samping tawas. Pasir
berfungsi sebagai penyaring. Klorin atau kaporit berfungsi sebagai
pembasmi hama
(desinfektan), sedangkan
Diposting oleh ardisyah di 18.05 0 komentar
Sabtu, 25 Februari 2012
Teknologi Baru Pengolahan Air Membersihkan Air dengan Katalis
Baru-baru ini, Tim peneliti dari Hitachi mengumumkan bahwa mereka berhasil menemukan teknologi baru dalam pengolahan air. Mereka telah berhasil mengembangkanteknologi katalis untuk menguraikan zat organik yang terkandung dalam air. Katalis yang digunakan adalah katalis yang aktif setelah dikenai sinar ultraviolet. Dikatakan bahwa lebih dari 90 persen zat organik termasuk Dioksin bisa diuraikan dengan cara ini.
Kelebihan teknologi ini dibandingkan dengan teknologi yang ada selama ini adalah cukup menggunakan katalis tanpa menggunakan zat tambahan. Beaya proses ini jauh
lebih murah dibandingkan dengan teknologi yang ada saat ini, misalnya dibandingkan dengan menggunakan membran. Di samping itu, proses penguraian zat organik dengan teknologi ini memerlukan waktu yang relatif
Diposting oleh ardisyah di 13.06 0 komentar
Subscribe to:
Postingan (Atom)
